Cara Membuat Kandang Kucing Sendiri – Mampu Dari Pipa, Kayu Atau Besi
Kucing yakni salah satu binatang peliharaan yang mempunyai korelasi dekat dengan manusia. Binatang berbulu ini mempunyai tingkah lucu dan menggemaskan sehingga banyak dipelihara oleh manusia, baik itu dipelihara selaku teman bermain ataupun menjadi peluang bisnis ternak kucing.
Meski merawat binatang ini tergolong mudah, namun memelihara kucing rumahan juga memerlukan daerah khusus semoga mereka bisa hidup lebih nyaman. Cara praktisnya ialah berbelanja sangkar kucing di toko hewan peliharaan. Namun disamping itu, kita juga mampu memubuat kandang kucing sendiri dari materi-bahan sederhana disekitar kita, seperti kardus, kayu, pipa, dan sebagainya.
Lantas, bagaimana cara menciptakan kandang kucing sendiri secara mudah? Berikut adalah bimbingan DIY (do it yourself) yang dapat disertai.
Syarat Layak Kandang Kucing
Sebelum kita memulai membuat sangkar untuk kucing, ada baiknya untuk memperhatikan hal-hal berikut ini, antara lain:
1. Ukuran Kandang Kucing
Untuk memilih seberapa besar atau luas kandang kucing, kita bisa melakukan pengukuran dengan menyesuaikan dengan besar dan berat kucing peliharaan, mencakup lebar, panjang, dan tinggi sangkar. Selain itu, kita harus mempertimbangkan kenyamanan kucing dengan ukuran kandang lewat observasi perilaku dan sifatnya.
Sebagai saran, kita mampu menciptakan kandang kucing dengan lebar, panjang, dan tinggi dua kali lebih besar dari ukuran kucing yang kita pelihara. Sebab bila rumah kucing yang dibentuk terlalu sempit, maka kucing akan merasa stres, tidak tenteram dan besar lengan berkuasa terhadap kesehatannya.
2. Alas Kandang Kucing
Kita tidak boleh sembarangan saat memilih alas untuk kucing. Jika alas kucing tidak sesuai dan tidak nyaman, maka kucing yang kita pelihara tidak akan betah berada di sangkar barunya.
Selain itu, bantalan kucing yang tidak sesuai akan menyebabkan wangi yang berasak kotoran kucing. Bau tersebut niscaya akan mengganggu ketentraman kucing dan kita sendiri. Lalu, bagaimana menanggulangi hal tersebut?
Saat ini sudah banyak produk ganjal kandang kucing yang mampu menyerap wangi. Bahkan, ada juga produk ganjal kucing dengan aroma busuk sehingga kita tak perlu khawatir tentang wangi tak sedap kotoran kucing. Jangan lupa juga untuk menempatkan pasir kucing di dalam kandang biar kucing tidak mencampakkan kotorannya secara asal pilih.
Pasir kucing umumnya dijual dalam berbagai bentuk dan bungkus. Ada jenis pasir yang gampang menggumpal dengan aroma menyegarkan. Ada juga yang menggumpal tanpa aroma, kita mampu memilihnya bila tidak terlampau suka dengan parfum.
Oleh alasannya itu, kita perlu menyesuaikan opsi produk ganjal kandang kucing dengan keperluan dan ketersediaan biaya.
Cara Membuat Kandang Kucing Sederhana
Setelah mengetahui aspek-faktor apa saja yang harus tercukupi sebelum membuat sangkar kucing, berikut ini yaitu beberapa teladan sangkar kucing yang bisa kita buat sendiri beserta cara dan keunggulan dari masing-masing bahan yang dipakai.
1. Kandang Kucing Dari Pipa
Pipa yaitu salah satu materi yang bisa dimanfaatkan untuk membuat sangkar kucing alasannya adalah mudah diperoleh. Beberapa keunggulan bahan pipa untuk sangkar kucing yakni harganya yang terjangkau, memiliki daya tahan ekstra berpengaruh, sehingga lebih abadi.

Namun, pipa juga memiliki beberapa kelemahan, seperti dapat rusak dan hancur kalau pembuatannya tidak dijalankan dengan cara-cara yang benar.
Cara membuat kandang kucing dari pipa ini sungguh mudah. Kita cukup memotong pipa dengan ukuran 50 dan 20 cm, kemudian menciptakan kerangka kandang berupa persegi panjang. Selanjutnya, sambung pipa-pipa kecil yang telah kita potong memakai knee L dan T.
Jangan lupa untuk membuat engsel pintu menggunakan pipa T dan penggalan pipa berskala sekitar 3 cm. Setelah itu gunakan triplek yang diikat pada pipa menggunakan kawat jaring sebagai dinding..
Tentukan juga dimana posisi tempat tidur, tempat makan, dan tempat mencampakkan kotoran di dalam sangkar tersebut. Sebaiknya, beri ganjal keramik pada bab bawah kandang supaya kotoran kucing lebih gampang dibersihkan. Kita juga bisa menyertakan karpet beralaskan kardus berbentuk persegi sebagai alas tidur kucing agar tetap hangat.
Letakkan wadah makan dan minum kucing pada daerah yang diputuskan, isi kardus atau litterbox dengan pasir, dan tempatkan di dalam kandang selaku kawasan kucing mencampakkan kotorannya. Pastikan sangkar tersebut berada di kawasan yang teduh dan berada dalam pantauan kita.
2. Kandang Kucing Dari Kayu
Kayu juga menjadi salah satu bahan alternatif yang bisa kita gunakan untuk membuat sangkar kucing. Kayu ialah material yang lebih ramah bagi kucing dan harganya pun lebih terjangkau. Selain itu, kita bisa menggunakan kayu baru maupun kayu bekas yang ada di sekitar rumah untuk membuat kandang kucing yang tenteram.

Sementara itu, kekurangan bahan kayu ialah mudah terserang rayap, berjamur, dan keropos. Namun jangan khawatir, kita bisa menaruh sangkar kucing yang kita buat sendiri ditempat yang terkena sinar matahari biar terhindar dari risiko tersebut. Agar kandang kayu untuk kucing tidak gampang keropos, semestinya lapisi dengan pelitur atau cat yang kondusif bagi kucing.
Untuk membuatnya, kita awali dengan mengukur panjang dan berat kucing terlebih dulu agar kandang yang kita buat nantinya sesuai. Jika kucing peliharaan memiliki berat 5 kilogram, maka ukuran kandang yang ideal sekitar 120 cm untuk panjangnya, sementara lebar dan tinggi sekitar 80 cm sampai 90 cm.
Pastikan ukuran kandang kucing tersebut sesuai dengan banyaknya kucing yang hendak diposisikan di dalamnya. Kita bisa menertibkan letak kawasan tidur yang sudah diberi bantalan kardus ataupun karpet, kawasan makan dan minum, beserta litterbox berisi pasir untuk kucing mencampakkan kotoran.
Cara pembuatannya ialah dengan memotong kayu dan papan sesuai ukuran yang sudah ditentukan, susun satu per satu dan satukan dengan lem kayu dan paku sampai menjadi sangkar yang tenteram. Jangan lupa untuk menciptakan pintu keluar masuk sesuai ukuran kucing dilengkapi dengan engsel supaya tetap kondusif.
3. Kandang Kucing Dari Besi
Jika dibandingkan dengan harga bahan-bahan sebelumnya, harga besi tentu saja lebih mahal. Namun, besi memliki kualitas lebih baik dan lebih dari kayu dan pipa. Jika kita menginginkan sangkar kucing yang mampu dipakai dalam rentang waktu lebih usang, maka sangkar kucing dari besi ialah opsi terbaik.

Besi juga memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Keunggulan besi yaitu lebih berpengaruh, tahan lama, harga terjangkau, dan kotoran kucing yang melekat gampang dibersihkan. Sementara itu, kelemahan besi adalah gampang berkarat jika tidak dirawat dengan melapisinya secara terjadwal.
Untuk membuat sangkar kucing berbahan besi, kita awali dengan mengukur dan memotong besi settinggi 0,5 meter dan panjang 1 meter. Kita juga mampu menyesuaikan ukuran tersebut dengan berat, tinggi, dan jumlah kucing yang mau dimasukkan ke dalam kandang tersebut.
Selanjutnya, susun dan bentuk besi-besi tersebut menjadi persegi panjang. Satukan setiap bagian memakai kawat strimin dan beri ganjal keramik supaya kandang gampang dibersihkan. Seperti halnya membuat sangkar kucing dari bahan kayu, kita juga harus menentukan letak daerah tidur dan memberi alas agar kucing tetap nyaman. Jangan lupa juga pastikan dimana tempat wadah makanan kucing dan minuman serta litterbox.
Lengkapi kandang kucing tersebut dengan pintu dan engsel. Apabila telah final, kita mampu mengecat keseluruhan sangkar tersebut dengan cat khusus besi, kemudian letakkan kandang di kawasan yang sejuk.
Komentar
Posting Komentar